Belajar : Mencari Cangkul, Pedang, atau Keris



Cangkul, Pedang, dan Keris - istilah Cak Nun (Emha Ainun Najib) yang saya dengar melalui Youtube ketika beliau berbicara dalam forum Kenduri Cinta. Terminologi cangkul, pedang, keris dapat diadaptasikan ke dalam banyak hal. Kali ini saya ingin mengaitkannya dengan kegiatan belajar sebagai aktivitas utama saya saat ini.

Cangkul, adalah alat yang digunakan untuk bekerja mencari nafkah. Pendidikan dengan orientasi cangkul pada jangka panjang artinya apa yang sekarang dilakukan sarat dengan motif ekonomi yaitu untuk menjadi orang kaya di masa yang akan datang. Dalam jangka pendek, uang disini bisa dianalogikan dengan nilai. Artinya, baik sistem pendidikan atau individu pembelajarnya menjadikan nilai ujian sebagai tujuan akhir. Akibat jangka pendek mencari cangkul : mencontek >> kemalasan >> tidak percaya diri >> serba tertinggal.

Pedang, identik dengan kekuasaan. Orang yang belajar demi pedang memiliki tujuan suatu saat nanti dapat mengatur sebanyak mungkin orang. Tidak masalah jika tujuan yang mendasarinya adalah tujuan baik. Tapi ada piranti yang lebih lengkap dari ini, yaitu ..

Keris. Keris tidak bisa digunakan untuk mencari uang.  Keris juga tidak efektif digunakan untuk berperang, harus orang sangat hebat untuk bisa berperang menggunakan keris. Keris adalah akumulasi nilai-nilai positif dari cangkul dan pedang. Keris adalah integritas. Orang yang belajar untuk mencari keris dan menjaga nilai-nilai kebaikan serta integritas dalam dirinya, mungkin tidak tampak seperti orang yang nilainya sempurna atau sangat kaya raya, dan di sisi lain juga need of powernya tidak norak. Tidak ada jalan instan untuk pencapaian yang baik, harus dilalui dengan kerja keras, diselimuti doa, dan mungkin diwarnai air mata.

Untuk menyimpulkan, saya ambil quote Cak Nun dalam forum itu :
"Anak Indonesia ketika SD SMP SMA hebat-hebat, juara olimpiade internasional, tapi ketika kuliah mulai berpikir mencangkul mencangkul, yang lain punya pedang ikut punya pedang"
Semoga penulis dan pembaca sekalian senantiasa istiqomah untuk mencari KERIS . aamiin

Mengisi waktu sebelum kuliah
Cisitu Indah VI 271
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment