Ke Jakarta Aku kan Kembali



Ke Jakarta aku kan kembali
Walaupan apa yang kan terjadi.. - Koes Plus

Tunggulah aku
di Jakartamu
Tempat labuhan semua mimpiku - Sheila On 7

Baru kemarin saya dan beberapa teman kost ke Jakarta menghadiri undangan pernikahan dari salah satu 'alumni' kost (Happy wedding buat Mas Faizi dan Mbak Okky). Berangkat dari Bandung sekitar pukul 7.30 dengan asumsi jalan macet, ternyata masuk Jakarta masih jam 10an, padahal undangan jam 11.00. Alhasil muter-muter dulu di sekitar tempat acara dan menunggu beberapa saat di parkiran..

Jam 12.00 kami keluar gedung. Mumpung sedang di luar kota (dan libur, ini langka) kami putuskan untuk keliling-keliling Jakarta dulu (dalam rombongan nggak ada orang Jakarta). Tujuan pertama adalah Masjid Istiqlal sekalian salat Dzuhur. Dari Istiqlal kami ke kawasan Kota Tua, sayang tidak banyak yang bisa dinikmati disana karena museum-museum sudah tutup, Tujuan selanjutnya sebenarnya Ancol tetapi karena beberapa alasan akhirnya batal dan langsung menuju Bandung. Setelah sempat terjebak hujan extrem sampai harus masuk rest area di km 88, alhamdulillah kami sampai di Bandung dengan selamat.

Perjalanan ini lebih banyak habis di jalan karena sulitnya bermufakat tentang tujuan, 'yang penting jalan dulu'. Akhirnya lumayan banyak yang saya lihat dari Jakarta. Mulai dari gedung-gedung kawasan perkantoran elit hingga daerah kumuh bersampah. Mulai dari jalanan kota yang lebar mulus sampai sungai hitam menjijikkan. Dari semua itu entah kenapa dalam benak saya muncul pikiran 'suatu saat saya harus hidup di Jakarta, this city is attractive'.

Jakarta banyak diidentikkan dengan macet, banjir, sampah, dll. Tapi di mata saya Jakarta adalah kota yang produktif, maju, cepat, efisien, punya segalanya, dan sangat menarik ! Setiap kota punya kelebihan, kekurangan, sifat, karakter, dan wajahnya masing-masing. Tapi ada banyak hal dari Jakarta yang belum saya temukan di Yogyakarta (asal saya) atau Bandung (tempat saya beraktivitas sekarang). I love Yogya, Bandung, .... and Jakarta.

Entah ini euforia sesaat atau apa tetapi bahwa saya ingin tinggal dan beraktivitas di Jakarta suatu saat adalah fakta. Toh sejauh ini saya punya banyak kenangan manis tentang Jakarta, masa kecil, SMP, SMA..

Sekian

Chandra Nurohman
Cisitu Indah, Bandung
sambil mengerjakan analisis perancangan struktur pesawat



Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment