Primordialisme Akademik

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (kbbi.web.id , 8 Februari 2016, 18.50), primordialisme artinya perasaan kesukuan yang berlebihan. Contoh gampangnya, ketika kita berkumpul dengan orang-orang yang berasal dari berbagai daerah, masing-masing dengan bangganya bercerita mengenai daerah masing-masing. Tentu Anda pernah mengalaminya, right ?
Kita sering melakukannya walaupun tahu itu kadang kurang menarik bagi pendengarnya karena toh orang lain tidak kenal apa yang diceritakan. Agak mending kalau orang ini mengajak kita main ke daerahnya, dengan akomodasi full..

Dalam arti yang lebih luas, primordialisme tidak melulu tentang suku atau daerah, tetapi bisa juga menyangkut sekolah, kampus, tempat kerja, pengalaman hidup, atau keahlian. Sebagai mahasiswa yang sering berinteraksi dengan sesama teman yang sedang belajar - entah di kampus sendiri atau kampus lain, saya kadang mengalami awkward moment karena primordialisme akademik masing-masing. Misal, saya ngobrol dengan teman yang belajar natural science, dia bercerita tentang virus, jamur, dll yang saya tak mengerti, sebaliknya saya menjelaskan tentang bedanya Boeing dan Airbus yang mungkin bagi dia tak terbayang. Not a good conversation. Akan berakhir dengan, 'oo gitu', 'I see', 'menarik..'

Saya pikir primordialisme macam ini sulit dihindari sebagai orang yang sedang belajar, tapi sebaiknya dikurangi supaya tidak bikin pusing orang lain hehe. Saya sering mengaku jurusan teknik mesin daripada teknik penerbangan, karena teknik mesin lebih familiar di masyarakat dan saya malas menjelaskan lebih jauh. Tetapi satu kali saya pernah agak terkejut karena ada teman non-teknik (cewek lagi) yang paham apa itu Boeing dan Airbus, tahu juga bahwa penerbangan Bandung-Yogya dilayani Wings Air dengan pesawat ATR. Wow


Sekian
Cisitu Indah, Bandung
  
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment