Tarif Parkir ITB Ganesha, Gelo Ieu Mah !

Suasana di kampus ITB Ganesha memanas 2 hari terakhir. Sebabnya adalah berubahnya kebijakan penerapan tarif parkir motor dan mobil di parkiran ITB. Mayoritas mahasiswa merasa keberatan dengan perubahan yang terjadi. Hari ini (2/9) dilakukan gerakan parkir gratis di gerbang depan.

Sebelumnya, sejak 2010 parkir resmi kampus ITB Ganesha (Lapangan Sipil dan Lapangan Seni Rupa) dikelola oleh ISS Parking. Selama masa itu terjadi beberapa perubahan tarif parkir dan yang  terakhir adalah kebijakan 1000/jam dan maksimal 2000/hari untuk motor. Artinya bila datang ke kampus pukul 8 pagi dan pulang pukul 7 malam tarif yang harus dibayarkan adalah 2000 rupiah. Kondisi tersebut diterima dengan baik oleh mahasiswa ITB terbukti dari penuhnya lahan parkir setiap hari kerja.

Mulai kemarin (1/9) parkiran ITB dikelola oleh Autopark menggantikan ISS Parking melalui tender. Autopark menang tender karena profit sharingnya paling tinggi. Ternyata, pergantian pengelola parkir mengakibatkan perubahan kebijakan harga. Mulai kemarin, tarif parkir motor di ITB 1000/jam dengan batas maksimal 5000/hari dan untuk mobil 2000/jam serta maksimal 10000/hari. Belum lagi, ada hitungan parkir inap dalam kebijakan harga ini. Daftar tarif dapat dilihat di sini :



Mayoritas mahasiswa menyuarakan kegelisahannya, termasuk saya sebagai pengguna lahan parkir. Namun, pengelola parkir beralasan bahwa tarif ini masih lebih rendah daripada yang diamanatkan Peraturan Walikota yaitu 1500/jam dan maksimal 6000/hari untuk motor (ini dilanggar juga, saya pernah alami di Stasiun Bandung 12000/hari). 




Secara individu, mahasiswa mulai mencari tempat parkir di sekitar ITB seperti Saraga, PMO Sabuga, BNI, Jalan Ganesha, Jalan Tamansari, Salman, dll. Selain itu muncul pula gerakan terorganisir yaitu mengajak pihak rektorat berdiskusi dan gerakan parkir gratis di gerbang depan ITB. Tadi malam pukul 23.00 diadakan pertemuan darurat membahas isu ini 



Dalam aksinya hari ini, mahasiswa ITB sepakat menuntut 3 hal :

- Renegosiasi pengelolaan parkir ITB dan kebijakan lainnya yang merugikan mahasiswa
- Pelibatan mahasiswa dalam penentuan kebijakan yang menyangkut mahasiswa dan pemastian tidak adanya miskomunikasi setelah kesepakatan
- Jawaban atas tuntutan ini selambat-lambatnya dalam waktu 5 hari kerja



Kita tunggu saja hasil dari gejolak ini. Jangka pendeknya, semoga tarif parkir bisa diturunkan. Jangka panjangnya, semoga rektorat lebih melibatkan mahasiswa dalam pengambilan keputusan terutama yang berhubungan dengan mahasiswa. Aamiin

rilis lengkap dapat diakses di :
http://kmitb.top/kebijakan1arahitb



Salam,
Chandra
ikatlah ilmu dengan mencatatnya, abadikan peristiwa dengan menuliskannya


sumber :
grup Line KMPN ITB
grup Line Teknik Penerbangan 2013
DnU Ganesha
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment