HK #1 : Tentang AOTULE 2016




Q : Ikut KRTI nggak Chan ?
A : Awalnya mau ikut, tapi nggak jadi, gara-gara diundur 2 bulan yang 2013 minta digantiin.
Q : Tapi tetep ikut ke Lampung ?
A : Enggak juga euy, ada acara lain yang nggak bisa ditinggal.

Semua ini berawal dari sebuah pesan WA di awal semester 7 :


Sebuah tawaran yang susah ditolak tentu saja apalagi setelah membuka link tersebut. Benar-benar rejeki saya. Saya tanya kenapa saya yang 'diajak' untuk ikut acara ini. Ternyata kebijakan FTMD adalah memberangkatkan mahasiswa sesuai hasil pemilihan mawapres tahun 2016. Kemarin yang berhasil menjadi pemenang adalah teman saya, Brian Ivander tapi saat ini sedang exchange ke Hiroshima University. Alhasil jatahnya diberikan ke runner-up, alhamdulillah itu saya.

Jadii, AOTULE adalah singkatan dari Asia - Oceania Top University League on Engineering. Forum AOTULE beranggotakan :

- Institut Teknologi Bandung, (Indonesia)
- Chulalongkorn University (Thailand)
- Hanoi University of Science and Technology (Vietnam)
- Indian Institute of Technology Madras (India)
- Korea Advanced Institute of Science and Technology (Korea)
- Nanyang Technological University (Singapore)
- National Taiwan University (Taiwan)
- Tokyo Institute of Technology (Japan)
- Tsinghua University (China)
- University if Malaya (Malaysia)
- The University of Melbourne (Australia)
- Hong Kong University of Science and Technology (Hong Kong)

AOTULE 2016 diikuti oleh universitas-universitas tersebut. Jadi AOTULE Conference tidak seperti conference lain dimana siapapun bisa mengirimkan paper sesuai tema yang dibahas kemudian menjadi publikasi. AOTULE Conference lebih menekankan pada networking untuk menyelesaikan masalah bersama. Konten penelitian mahasiswa tidak penting-penting amat, yang penting dapat berkolaborasi, berdiskusi, dan menghasilkan solusi.

Tahun ini, HKUST bertindak sebagai tuan rumah. Pelaksanaan acara dilakukan di kampusnya. Kampus HKUST lokasinya sangat strategis, di pinggir pantai!

Pemandangan dari Conference Lodge, tempat kami menginap

Sayang cuaca di Hongkong sedang kurang baik. Suhu udara memang friendly, tidak beda jauh dengan Bandung, tapi anginnya luar biasa kencang.

AOTULE Conference terbagi menjadi 3 kategori yaitu Dean Conference (untuk dekan-dekan fakultas teknik), Academic Staff Conference, dan Student Conference. ITB sendiri mengirimkan 7 orang perwakilan yang terdiri dari 3 Dean, 2 Academic Staff, dan 2 student (1 orang S2, 1 orang S1).

Sebagai peserta student conference, saya perlu menyiapkan bahan presentasi. Uniknya, setiap peserta hanya memiliki waktu presentasi selama 3 menit, sangat singkat yaa. Selain karena presenternya banyak, mungkin waktu dipersingkat untuk memberi waktu kegiatan focus group discussion (FGD). Memang yang dicari bukan solusi dari orang per orang namun kolaborasi mahasiswa dari latar belakang yang sangat beragam.

Mengenai presentasi, saya berterima kasih pada 2 kawan saya di Bandung Rachmat Darsono dan Achmad Chafid Asyari karena topik yang saya bawakan adalah pengembangan ide yang kami bertiga ikutkan dalam sebuah lomba karya tulis. Jadi mereka berdua sangat berkontribusi, sayang hanya 1 orang yang berangkat dari FTMD.

AOTULE Conference 2016 berlangsung selama 3 hari, 23 - 25 November 2016. Tapi karena mumpung di Hongkong, kami putuskan extend sampai hari minggu tanggal 27. Konsekuensinya kami harus membayar hotel tambahan dan menyiapkan uang jalan-jalan, serta tentu saja ditagih oleh-oleh.

Hari ini hari pertama kegiatan hanya kedatangan, registrasi, dan welcoming dinner. Kedatangan tidak ada masalah berarti sampai bandara. Tapi selepas dari bandara saya dan Mbak Nida (S2 Teknik Lingkungan ITB) mbolang mencari lokasi Conference Lodge HKUST. Walaupun sudah ada petunjuk tapi tetap saja sempat terhambat. Ditambah lagi, HKUST ternyata jauh dari airport.

Foto dari bus double decker

Untuk taksi, Bandung lebih bagus

Registrasi juga lancar. Kami mendapat satu set seminar kit. Salah satu isi seminar kit-nya adalah kaos seragam peserta berwarna pink. Dari hasil ngobrol-ngobrol sebenarnya peserta-peserta sudah menyiapkan pakaian formal seperti kemeja bahkan jas. Saya sendiri sengaja membawa baju batik. Tapi ternyata besok waktu presentasi diminta pakai kaos pink itu hahaha.

Welcoming dinner tentu saja mewah. Tapi ini Hongkong men, makanan halal kalau nggak diminta yaa nggak ada. Peserta muslim sebelumnya sudah request 'Moslem Meal' jadi semoga aman-aman saja makanan kami selama acara.

Besok hari kedua conference acaranya presentasi dan FGD. Mohon doanya yaa supaya lisan saya cas cis cus mengucap English. Sebelum menulis ini saya juga baru selesai memangkas PPT saya biar fit dengan durasi 3 menit. Fyi, saya adalah presenter urutan pertama besok !

Karena besok acara dari pagi sampai sore, mohon ijin saya istirahat dulu, besok saya lanjutkan InsyaAllah bagian 2-nya.

"The solution of sustainable living is not singular, all we need are ideas and ability to collaborate."

Selamat malam


Salam,
Chandra




Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

2 comments:

  1. Replies
    1. apa lah zahra ni hahaha
      coba baca ini zah, udah lama : http://www.chandranurohman.com/2016/02/kualitas-relatif.html

      Delete