Flight Mechanics


n.b. akan banyak istilah-istilah yang agak ilmiah di tulisan ini, semoga tidak membingungkan..

Hari-hari ini kampus sepi. ITB sudah masuk hari-hari liburan dan banyak mahasiswa sudah pulang kampung. Tapi dari sebagian geliat kehidupan kampus yang masih aktif adalah mahasiswa-mahasiswa TA (tugas akhir). Tentu juga ada osjur (ospek jurusan), diklat panitia OSKM, dan kegiatan ramadhan Masjid Salman.

Kampus sedang bersiap menyambut periode wisuda Juli 2017. Tentu yang paling meriah persiapannya di lingkungan lab dan mahasiswanya. Sekarang ini timeline wisuda Juli sudah memasuki masa-masa seminar, yang dilanjutkan masa sidang minggu depan. Tak terkecuali di jurusan saya, AE, Aeronotika & Astronotika.

Mungkin akan ada belasan mahasiswa AE yang akan lulus pada bulan Juli nanti. InsyaAllah kalau saya kloter berikutnya, Oktober nanti, doakan ya hehehe. Hari-hari ini selain melanjutkan pekerjaan TA saya juga ikut hadir di seminar teman-teman. Marathon, senin selasa rabu minggu ini ada terus yang seminar.

Bicara soal seminar, ada yang menarik di sini. Seminar KP (kerja praktek), seminar TA, bahkan sidang disini tidak terbudayakan teman-teman memberikan coklat, susu, buket, apalagi bunga haha. Coklat atau makanan paling hanya 1 atau 2, plus balon tulisan S.T. Dah itu tok. Ketika wisuda, agak lebih banyak tapi itupun masih bisa dibawa dengan 1 totebag. Apalagi untuk mahasiswa laki-laki. Ini contohnya, yang sudah lulus sidang :



Jadi ketika buka instagram terus lihat feed yang isinya orang syukuran setelah semprop atau sidang, cuma bisa senyum-senyum hehe. Tapi nggak masalah, budaya masing-masing. Kata seorang dosen :

FTMD kok dikasih balon, ceburin tuh kolam mesin
Oke, cukup, kembali ke topik. DI AE, yang wisuda bulan Juni ini kebanyakan berasal dari Lab Struktur Ringan (Lightweight Structure) dan Lab ADOM (Aircraft Design Operation and Maintenance). Sementara itu, belum ada 1 pun mahasiswa Flight Mechanics yang selesai hahaha disyukuri saja.

Kadang kalau melihat teman-teman yang sudah selesai jadi pengen. Jadi sempat berpikir kenapa milih topik TA yang agak 'panjang'. Tapi perilaku seandainya... seandainya... harus dihindari.

Diwajibkan atas kamu berperang, Padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Q.S. AL-Baqarah :216)

Dulu saya berminat menggeluti bidang struktur ringan. Saat tingkat 2 sempat menjadi asisten dan membantu tutorial kuliah Statika Struktur dan Mekanika Kekuatan Material. Sampai tingkat 3 saya juga masih menempatkan struktur sebagai rencana topik tugas akhir. Baru di tingkat 4 saya tertarik bidang flight mechanics.

Oh ya, flight mechanics atau mekanika terbang adalah bidang ilmu penerbangan yang mempelajari gerak pesawat udara ketika terbang, stabilitasnya, sikapnya, dan bagaimana mengontrolnya. Analoginya sama dengan mengendalikan / menyetir mobil. Tapi mobil hanya memiliki 2 Degree of Freedom (DOF) yaitu maju-mundur dan belok kanan-kiri. Sedangkan pesawat terbang punya 6 DoF : maju-mundur, geser kanan-kiri, atas-bawah, rolling kanan-kiri, pitching nose up-nose down, dan yawing kanan-kiri. Tentu persamaan lebih panjang dan masalah jadi lebih runyam.

Tadinya saya pikir flight mechanics ini memang menantang dan wajar kalau lebih lama selesainya. Tapi ternyata itu ketempelan rasa sombong. Astaghfirullah. Begitu saya masuk ke seminar-seminar teman lain, ternyata apa yang mereka kerjakan juga bagus. Tidak ada tugas akhir yang remeh.

Kalau dilakukan survey dan dilihat statistik angkatan yang lalu-lalu, flight mechanics memang sedikit lebih lama, yang normal kebanyakan lulus di Oktober, tidak ada yang Juni apalagi April (3.5 tahun). Tapi bukan berarti kalau saya mengerjakan bidang lain juga bisa selesai cepat. Semua punya sisi excelence masing-masing.

Setelah merenungkan itu saya jadi bersyukur masuk ke flight mechanics. Saya menyukai yang saya kerjakan dan lebih mensyukuri apa yang saya tahu dan apa yang saya belum tahu. Saya merasa ini tempat yang tepat untuk saya merampungkan masa studi S1. Puas-puasin lah sampai Oktober nanti. Aamiin.

Senang sekali melihat teman-teman yang mengerjakan TA dengan semangat. Mereka adalah mahasiswa-mahasiswa yang tahu apa kesukaannya dan tegas memilih itu. Ketika di tingkat 1-3 belum terlihat karena bahasan kuliah masih macem-macem, sekarang muncul dengan TA yang keren dengan analisis mendalam pada bidang yang dia sukai. Di tingkat S1 saja sudah terasa bahwa semakin tinggi levelnya semakin kecil cakupan yang dipelajari. Apalagi nanti di jenjang S2 dan S3.

Selamat untuk kawan-kawan yang sudah menyelesaikan tugas akhirnya. Semangat untuk mahasiswa di seluruh Indonesia yang masih berprogres dengan TA atau skripsinya. Selamat untuk yang sudah menemukan dirinya :)



Chandra
060616 5:30 PM
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment