Review Buku : Siapkah Menyongsong Pernikahan ?



Judul : Mengukir Peradaban
Penulis : Fahmi & Zahra
Penerbit : CV. Masyhida
Tahun : 2018

Buku ini ditulis oleh dua orang teman saya, sepasang suami istri, Khoirul Fahmi dan Zahratul Iftikar. Tahun lalu mereka melangsungkan pernikahan yang cukup mengundang perhatian dan apresiasi karena selain keberanian mereka untuk menikah pada usia yang relatif muda, kisah perkenalan dan proses menuju pernikahannya juga unik dan inspiratif. Saya pikir kisah mereka ini memang layak untuk dibukukan untuk memberikan paradigma baru soal pernikahan bagi banyak orang. Jadi ketika Fahmi dan Zahra menulis dan menerbitkan buku ini saya termasuk orang yang penasaran seperti apa isinya.

Saya membeli buku ini pada periode open order yang kedua. Penulisnya menyebut ini edisi kedua tetapi sepertinya ini adalah penyempurnaan dari buku sebelumnya yang berjudul sama. Saya pikir lebih sesuai disebut cetakan kedua (?), entahlah pasti ada pertimbangan sendiri dari penulis dan tim. Tapi intinya kalau mau beli buku ini bisa cek instagram Catatan Fahmi Zahra. Setahu saya pembeliannya bisa dilakukan dengan COD untuk kota tertentu dan melalui Bukalapak. Saya sendiri kemarin nitip pada seorang teman untuk COD di Jogja saja, lebih gampang dan tanpa ongkir. Terima kasih Nourma mau dititipi.

Masuk ke intinya, menurut saya buku ini adalah gabungan dari tiga komponen utama yang saling berhubungan. Pertama adalah kisah pertemuan dan persiapan menikah yang dijalani oleh Fahmi dan Zahra itu sendiri, yang tadi saya sebut inspiratif. Penulisannya menjadi menarik karena dalam buku ini secara bergantian keduanya menulis cerita dari sudut pandangnya masing-masing. Seolah-olah mereka menulis sendiri-sendiri tanpa berkoordinasi namun pada akhirnya bertemu di satu titik peristiwa, menarik sekali.

Komponen kedua dari buku ini adalah penjelasan mengenai persiapan menuju pernikahan dari sisi spiritual seperti bagaimana meluruskan niat dan paradigma, merancang life plan dan life goal, serta bagaimana menjawab pertanyaan-pertanyaan yang seringkali mengundang kegalauan. Ketiga, masih soal persiapan pernikahan juga, namun dari segi teknis. Ini meliputi apa saja yang dilakukan dan perlu dipersiapkan dalam melaksanakan acara atau prosesi khitbah, akad, walimah, hingga pasca menikah.

Ada 3 persiapan yang membuat karakter orang berubah drastis : persiapan perang, persiapan kematian, dan persiapan menuju pernikahan - fahmizahranotes.com

Sama seperti tulisan-tulisan yang secara rutin mereka tuangkan di blog, buku ini mengandung banyak sekali nasehat yang berguna bagi siapapun yang membacanya. Buku ini layak dibaca oleh siapapun, namun mengingat pembahasannya didominasi soal persiapan pernikahan, mungkin yang paling nyambung secara konteks adalah pemuda pemudi yang berada pada usia menjelang menikah serta orang tua-orang tua yang memiliki anak pada usia tersebut.

Satu saja pesan saya, sesudah membaca buku ini alahkah baiknya jangan ujug-ujug terobsesi untuk cepat-cepat menikah dan mengikuti metode yang sama seperti yang dilakukan Fahmi dan Zahra. Kita perlu memahami kesiapan pribadi dan keluarga masing-masing. Memang sebaiknya segera, tapi segera dan buru-buru itu berbeda. 

Sekian review buku Mengukir Peradaban, semoga bermanfaat bagi yang membaca. Buku ini adalah sebuah terobosan yang sangat baik untuk memberikan gambaran yang gamblang tentang apa-apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menyongsong pernikahan, tentu dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami anak muda. Semoga penulis senantiasa diliputi kebaikan.

Salam,
Chandra
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment